Kunci Utama Membaca Grafik Trading Forex Agar Bisa Profit

Grafik trading forex merupakan tempat trader membaca arah pergerakan harga, oleh karena itu, kemampuan membaca grafik ini sangat dibutuhkan. Lewat grafik, harga mata uang bisa diprediksi secara akurat, dengan demikian trader mudah mendapatkan profit.

Grafik atau chart ini ditampilkan pada layar utama, menggunakan candlestick, line atau jenis lainnya. Trader yang lebih menyukai metode analisis teknikal sanga bergantung pada grafik ini, karena dari sini diketahui apakah mata uang suatu negara mengalami kenaikan atau tidak.

Jika Anda ingin mahir forex, sanga penting untuk belajar membaca grafik trading forex terlebih dahulu. Jika Anda sudah mahir membaca, maka metode analisis lain bisa diterapkan, dan mendapatkan hasil prediksi pasar yang akurat.

Dengan kemajuan aplikasi forex saat ini, fitur – fitur membaca grafik semakin banyak bermunculan. Awalnya grafik tersebut memang tampak sulit dipahami, tetapi setelah Anda mendalami forex, pasti mudah memanfaatkannya untuk meraih profit.

Jenis Grafik Trading Forex yang Umum Digunakan

Di dalam forex, ada beberapa jenis grafik yang kerap digunakan trader dalam menganalisis pasar. Setiap jenis chart ini memiliki tampilan dan kelebihannya masing – masing. Jadi Anda bisa memilih jenis grafik yang paling nyaman dipakai.

1. Jenis Chart Line

Chart line atau bisa juga disebut sebagai grafik line merupakan tampilan yang paling umum dijumpai dalam forex. Bisa dibilang line grafik ini yang paling sederhana, karena hanya menampilkan naik turunnya harga mata uang menggunakan garis.

Secara tampilan char line ini seperti tampilan pendeteksi gempa. Biasanya line chart ini digunakan oleh trader untuk melihat trend, apakah harga sedang naik atau turun. Cara membaca grafik trading forex tipe line ini sangat mudah, jadi cocok untuk pemula.

Artikel Menarik  Jenis Bansos Tunai yang Diberi Selama Pandemi

2. Jenis Grafik Bar

Ada juga grafik bar yang bisa dimanfaatkan untuk melihat arah harga mata uang dengan lebih akurat. Bar chart ini membuat lebih banyak informasi, sehingga trader tidak hanya memahami arah trend harga, tetapi juga bisa memprediksi risiko.

Dalam bar chart ditampilkan informasi harga OHLC atau Open, High, Low, dan Close. Lewat informasi ini, trader bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk membuka posisi, serta waktu terbaik untuk menutupnya. Grafik trading forex ini membuat kesempatan profit semakin tingi.

3. Jenis Candlestick

Ada juga jenis grafik candlrestick yang bisa dimanfaatkan bettor untuk meraih cuan lebih banyak. Sesuai namanya, candlestick ini didesain menyerupai lilin, dan biasanya terdiri dari dua jenis warna. Dalam candlrestick informasi yang ditampilkan juga meliputi OHLC.

Hanya saja dalam candlestick, ada dua bagian yang menampilkan informasi lebih akurat, yakni bagian wick dan body. Bagian paling bawah menunjukkan harga terendah mata uang, dan bagian atas menunjukkan harga tertingginya.

Artikel Menarik  Cara Deposit Trading Forex Bagi Akun Trader Baru

Cara Membaca Grafik Trading Forex dengan Akurat

Membaca grafik ini tidak bisa hanya melihat arah trandnya saja, karena belum tentu ke depannya grafik tetap naik atau tetap turun. Trader perlu melihat secara detail, sehingga posisi yang dibuka sesuai dengan arah grafik tersebut.

Ketika melihat grafik, selalu perhatikan jangka waktunya. Grafik satu menit tentu berbeda dengan grafik satu jam. Jika metode yang Anda gunakan adalah scalping, maka penting melihat zona waktu jam dan menit tersebut.

Tetapi jika metodenya cenderung santai, zona waktu bisa dibuat perhari atau bahkan perbulan. Sebenarnya masih banyak hal lain yang penting dicermati dalam grafik, karena analisis teknikal membutuhkan kejelian trader.

Sebaiknya sebagai pemula, pelajari line chart terlebih dahulu. Baru setelah menguasainya, Anda perlu belajar membaca grafik bar atau candlestick. Mahir melihat grafik trading forex akan membuat profit yang diraih semakin melimpah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.